Yayasan Bimantara Al-Furqon Slawi Studi Banding ke YPI Al-Multazam HK

Yayasan Bimantara Al-Furqon Slawi Studi Banding ke YPI Al-Multazam HK

Al-Multazam (16/10) Yayasan Bimantara Al-Furqon yang beralamat Jl. Gatot Subroto No.17, Salam, Dukuhsalam, Kec. Slawi, Tegal, Jawa Tengah mengadakan kunjungan untuk studi banding ke Yayasan Pendidikan Islam Al-Multazam Husnul Khotimah.

H. Abdullah Musa selaku Pembina Yayasan Bimantara Al-Furqon menyampaikan bahwa yayasannya terdiri dari kelompok belajar, raudhatul athfal, SDIT dan SMPIT yang siswa-siswinya sudah tujuh ratusan orang.

H. Abdullah Musa selaku Pembina Yayasan Bimantara Al-Furqon

“Memang kita punya yayasan yang jumlah siswa-siswinya sekitar 700 an, mulai dari kelompok belajar, raudhatul athfal, SDIT maupun SMPIT.” Tuturnya sedikit mengenalkan

Disamping itu, beliau sampaikan bahwa tidak ada yang sempurna apalagi di dunia pendidikan, pasti ada saja kekurangannya, oleh karena itu mereka bermaksud untuk menimba ilmu di YPI Al-Multazam HK.

“Dalam perjalanannya kami merasa sadar diri, bahwasanya pasti ada saja kurangnya apalagi dalam dunia pendidikan, baik internal maupun eksternal, maka kami kata orang Solo “royo-royo” mau menimba ilmu.” Tambahnya

KH. Abdul Rosyid, Lc.,M.Ag., mewakili tuan rumah mengucapkan kalimat tahrib “ahlan wa sahlan” di kampus tercinta Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam.

KH. Abdul Rosyid, Lc.,M.Ag.,

“Yang pertama kami sampaikan kalimatutarhib “Ahlan Wa Sahlan” wilujeng sumping di Kampus Tercinta, Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam atau Yayasan Pendidikan Islam Al-Multazam Husnul Khotimah Kuningan.” Tuturnya

Kemudian Ketua Yayasan periode 2016-2018 ini menyambut kedatangan tamu karena pada prinsipnya semua muslim adalah saudara dan satu keluarga, apalagi sama-sama memiliki riwayat perjuangan yang sama membangun dunia pendidikan.

Baca juga berita di atas

“Anggap saja kampus kita semua, termasuk kampus Bapak-Bapak Ibu-Ibu dari Yayasan Bimantara, kalau istilah orang Arab itu “Ahlan Wa Sahlan fii Badanikum”, karena pada prinsipnya kita semua adalah saudara, kita semua juga satu keluarga, apalagi dilihat dari keinginan, harapan ketika kita sama-sama mendirikan Yayasan, membangun Lembaga Pendidikan.” Tambahnya

Dalam kalimat terakhirnya beliau membuka selebar-lebarnya pertanyaan apapun dari tamu dan tidak akan ditutup-tutupi kalau memang ada pada Lembaga Al-Multazam.

“Mangga kami persilahkan untuk bertanya apapun, inysaAllah tidak akan ada yang kami tutup-tutupi kalau memang itu ada pada kami, tapi kalau tidak ada yang tidak akan kami sampaikan.” Katanya sambil tersenyum (YY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *