Tanda Kebangkitan Ummat, Generasi Milenial Semangat Gaul Bareng Al-Qur’an

Tanda Kebangkitan Ummat, Generasi Milenial Semangat Gaul Bareng Al-Qur’an

Al-Multazam (9/3) Siapa bilang generasi milenial jauh dari Al-Qur’an ? buktinya Bem STIQ Al-Multazam mengadakan Seminar Al-Qur’an dan pesertanya lebih dari kuota, yaitu 150 orang lebih. Rata-rata mereka sengaja ikut seminar Al-Qur’an karena motivasi dan kecintaan mereka kepada Al-Qur’an.

Lillah Nurvillah Misalnya, Siswi MAN 1 Kuningan ini sengaja ikut seminar Al-Qur’an karena ingin belajar Al-Qur’an dan ingin menjadi Hafidzah. Alasanya dengan mempelajari Al-Qur’an berarti telah menjadi andil dalam kebangkitan Ummat.

Lillah Nurvillah, Peserta Seminar

“Iya ingin belajar Al-Qur’an, ingin jadi Hafidzah dan ingin jadi bagian kebangkitan ummat.” Tuturnya

Meskipun pemateri belum naik ke level Nasional, namun terbukti bukan itu yang menjadi alasan kedatangan mereka, namun Al-Qur’an yang melekat pada pemateri itulah yang ingin mereka gali. Pasalnya, ketiga pemateri yaitu Kudriah, Ega Pandini, dan Al-Fath Ar-Rifa’i, semunya adalah Hafidz-Hafidzah alumni STQ Al-Multazam.

Al-Fath Ar Rifa’i, Direktur Darul Fath

Bahasan dengan bahasa yang gaul oleh moderator, Rizal Prasetyo menambah suasana seminar lebih rileks dan hangat bagi kaum milenial yang notaben-nya adalah remaja.

Ega Pandini, Pengajar Tahfidz Al-Qur’an

Ega Pandini misalnya, ketika ditanya perlukah generasi milenial gaul dengan Al-Qur’an, maka jawabannya sangat perlu, karena Al-Qur’an itu adalah hujjah atau seperti buku manual ketika membeli suatu barang

Kudriah, Mahasiswa Terbaik 2017

“Penting, ibaratnya kita ini produknya, Al-Qur’an itu buku petunjuknya. Allah yang menciptakan kita lebih tahu yang terbaik bagi ciptaanya, sehingga bersamaan dengan itu Dia menurunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk untuk kita semua.” Tuturnya (YY)

Rizal Prasetyo, Moderator

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *