Sosialisasi Struktural Baru Pondok Pesantren Al-Multazam, KH. Adin Nurhaedin Ajak Asatidz SDIT Al-Multazam Lebih Kreatif dan Inovatif serta Menanamkan 18 Nilai Pendidikan Karakter

Sosialisasi Struktural Baru Pondok Pesantren Al-Multazam, KH. Adin Nurhaedin Ajak Asatidz SDIT Al-Multazam Lebih Kreatif dan Inovatif serta Menanamkan 18 Nilai Pendidikan Karakter

Al-Multazam (15/2/) Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam, Bertempat di Aula Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam, Mudirul Ma’had Al-Multazam 1, KH. Adin Nurhaedin, Lc menyampaikan susunan struktur baru Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam.

Sosialisasi ini dihadiri sekitar 60 Asatidz dari SDIT Al-Multazam dan Sekretaris Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam, Ust. Nurkaman, Lc., Kepala Departemen Pendidikan, Ust. Dudung, M.Pd., Kepala Departemen Rumah Tangga, Ust. Endang Prihatna, S.Pd dan Kepala SDIT, Ust. Udin Saprudin, S.Pd.

KH. Adin Nurhaedin, Lc., tengah memberikan arahan

Dalam arahannya, KH. Adin Nurhaedin, Lc menyampaikan bahwa perubahan struktural Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam bertujuan agar ada kesinambungan sistem pendidikan dari PAUD Al-Multazam, SDIT, SMPIT, SMAIT, dan STIQ Al-Multazam sehingga 18 nilai pendidikan karakter di Indonesia dapat tercapai.

18 nilai-nilai dalam pendidikan karakter yang harus diterapkan yaitu:

  1. Religius
    Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup rukun dengan pemeluk agama lain.
  2. Jujur
    Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan.
  3. Toleransi
    Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya.
  4. Disiplin
    Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan.
  5. Kerja Keras
    Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan.
  6. Kreatif
    Berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki.
  7. Mandiri
    Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas.
  8. Demokratis
    Cara berfikir, bersikap, dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain.
  9. Rasa Ingin Tahu
    Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajarinya, dilihat, dan didengar.
  10. Semangat Kebangsaan
    Cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya.
  11. Cinta Tanah Air
    Cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya.
  12. Menghargai Prestasi
    Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain.
  13. Bersahabat/Komunikatif
    Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain.
  14. Cinta Damai
    Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain.
  15. Gemar Membaca
    Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya.
  16. Peduli Lingkungan
    Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya, dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi.
  17. Peduli Sosial
    Sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan.
  18. Tanggung Jawab
    Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara dan Tuhan Yang Maha Esa.

Selain itu, KH. Adin Nurhaedin memotivasi kepada seluruh Asatidz SDIT untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menyampaikan pembelajaran ilmu agama dan keilmuan lainnya sesuai dengan visi dan misi pondok pesantren terpadu Al-Multazam yaitu Qur’ani, Berakhlaq Mulia, Prestasi dan Terampil Berbahasa. Hal ini menjadi prioritas dalam pembelajaran di SDIT Al-Multazam dikarenakan kurikulum yang diadaptasi SDIT Al-Multazam merupakan kombinasi antara kurikulum dari Dinas Pendidikan dan kurikulum dari Kementrian Agama bidang Kepesantrenan.

KH. Adin Nurhaedin, Lc., memberikan 18 point penting di atas

Diakhir arahannya, KH. Adin Nurhaedin juga menerangkan rencana pengembangan Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam, baik secara infrastruktur bangunan maupun managemen sehingga diharapkan para Asatidz dapat ikut berpartisipasi dan terus meningkatkan kualitas SDM agar cita-cita besar pendiri Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam, Almarhum KH. Sahal Suhana, SH., untuk membina Generasi Rabbani yang Qur’ani, Berakhlak Mulia, Prestasi dan Terampil Berbahasa dapat dicapai.

(C.Rajab)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *