Peringatan HUT RI ke-74, Mudir AM 2 : Santri Harus Jadi Garda Terdepan

Santri Al-Multazam 2 saat mengikuti kegiatan karnaval Peringatan HUT RI ke-74

Linggajati – Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 di Ponpes Terpadu Al-Multazam 2, diawali dengan karnaval yang bertema perjuangan, Sabtu (17/8/2019). Karnaval tersebut melibatkan seluruh SDM dan santri dengan masing-masing memakai kostum yang berbeda dan unik. Peserta karnaval mulanya berkumpul di depan masid dan asrama kemudian berjalan menuju lapangan serbaguna untuk mengikuti upacara. Karena ini momen kebangsaan, maka seluruh petugas upacara pun benar-benar dipersiapkan dengan maksimal salaha satunya dari pemakaian seragam petugas upacara.

Nampak diantara yang hadir, Ketua YPI Al-Multazam Husnul Khotimah, H. Uud Pandu Suandhana, S. Si. Mudir Ma’had Al-Multazam 2, K.H Abdul Rosyid, Lc., M.Ag. hadir sebagai pembina upacara dan membacakan teks Proklamasi. Dengan menggunakan stelan celana putih berjas dan peci yang berpita merah putih, ia menyampaikan tentang kemerdekaan yang harus tetap diperjuangkan dan dipertahankan. “Bahkan harus direbut kembali dari penjajahan dalam bentuk lainnya. Peringatan ini merupakan wujud syukur, karena Allah SWT masih memberikan kemerdekaan kepada bangsa ini hingga saat ini. Karena masih banyak bangsa lain yang masih membutuhkan perjuangan untuk mendapatkan kemerdekaan “, sambungnya.

K.H. Abdul Rosyid menegaskan, agar semua yang hadir di sini bisa memaknai kemerdekaan, setidaknya bisa belajar dari sejarah yang telah dilalui. Sejarah perjuangan bangsa harus terus kita pahami, sehingga kita bisa merasakan beratnya perjuangan. Maka, ketika kisah/sejarah ini disampaikan kepada kita, seharusnya kita bisa mengambil pelajaran.

“Santri harus jadi garda terdepan dalam mempertahankan kemerdekaan bangsa ini. Disini kalian (santri) akan kami bina agar memiliki kekuatan iman, sehingga nantinya kalian akan menjadi pahlawan dalam bentuk yang lain. Mudah-mudahan inspirasi perjuangan para pahlawan selalu ada dalam hati, sehingga kalian akan bersungguh-sungguh dalam belajar untuk mempersiapkan kekosongan generasi yang akan datang, Insya Allah”, kata K.H. Abdul Rosyid sekaligus menutup pidatonya. Di penghujung acara, ada penampilan aksi teatrikal kemerdekaan dari santri SMAIT. Kemudian, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan nonton bareng film kemerdekaan.

(Media AM 2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *