Pembekalan Akhir Santri Kelas 12 Al-Multazam, Santri Dikejutkan Fakta yang Terjadi di Indonesia

Pembekalan Akhir Santri Kelas 12 Al-Multazam, Santri Dikejutkan Fakta yang Terjadi di Indonesia

Al-Multazam (05/04/2019), Dalam mempersiapkan santri yang siap diterjunkan di Masyarakat khususnya di lingkungan pendidikan perguruan tinggi, Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam menyelenggarakan Pembekalan Akhir Kelas 12 yang diikuti oleh 105 santri akhwat dan 111 santri ikhwan selama 2 hari yaitu hari jum’at 5 April hingga besok 6 April 2019 bertempat di Masjid Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam.

Pelaksanaan pembekalan akhir ini bertepatan dengan masa istirahat Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMA yang dilaksanakan dari tanggal 1, 2, 4 dan 8 April 2019. Hal ini bertujuan agar pada masa istirahat UNBK santri tetap melakukan aktifitas yang bermanfaat.

Dalam pembekalan akhir ini disampaikan materi-materi yang diharapkan dapat menjadi pedoman para santri ketika berada di lingkungan pendidikan perguruan tinggi. Materi-materi yang disampaikan antara lain, Santri sebagai pilot projek dalam membangun negeri, Peran pemuda milenial untuk islam dan dakwah, peran alumni di masyarakat dalam pionir dakwah, halaqoh tabawiyah di kampus & istiqomah mengikuti halaqoh, fikroh-fikroh yang tersebar di kampus. Materi-materi tersebut disampaikan oleh KH. Adin Nurhaedin, Lc., H. Didik Wiranto, S.P.,M.Pd, Juheni, S.Ag.,M.Pd, Hj. Sri Martini, S.Pd, Nourma Nurjanah, S.KM., Uvnu Archifata dan Maman Sukirman, ST.

Saat penyampaian materi, beberapa santri terkejut dengan kondisi yang terjadi dan berkembang di masyarakat, diantaranya adalah penyebaran LGBT yang telah menunjukan eksistensinya tanpa malu dan terang-terangan di masyarakat, penyalahgunaan NAPZA,  pergaulan bebas yang merusak moral para pemuda pemudi islam, bahkan beberapa santri terlihat beristighfar berkali-kali saat pemateri menyampaikan hasil survei mengenai pergaulan bebas yang dilakukan oleh anak-anak usia SMP.

Hj. Sri Martini tengah memberikan pembekalan

Berbagai tanggapan dan respon para santri terhadap fakta-fakta yang membuat mereka miris dan sedih, namun hal itu menjadi tantangan para santri agar menjadikan para pelaku dan korban degradasi moral tersebut sebgai objek dakwah agar para pelaku dan korban dapat kembali belajar islam dan bertaubat sehingga kerusakan moral pemuda dapat diminimalisir.

Departemen Pendidikan Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam sebagai penyelenggara pembekalan akhir kelas 12 menyampaikan bahwa tujuan kegiatan pembekalan akhir ini adalah untuk menyamakan fikroh dan kompetensi alumni, karena diluar Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam khususnya di lingkungan perguruan tinggi banyak sekali fikroh-fikroh yang berkembang sehingga para alumni dapat menjadi motor dakwah yang sesuai manhaj yang telah dikuatkan di Ponpes Terpadu Al-Multazam.

Santri Akhwat Kelas XII

 “Kami harapkan dengan pembekalan akhir ini para alumni memiliki fikroh yang kuat, manhaj yang benar dan dapat menjadi kader dakwah di masyarakat”. Kata Ust. Dudung Abdul Karim, Lc disela-sela mendampingi kegiatan pembekalan akhir santri kelas 12 Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam

Selain itu, pembekalan akhir ini juga bertujuan agar para alumni tidak lupa dengan identitasnya sebagai seorang santri yang tentunya citra pemuda pemudi islam tercermin dari perilaku dan akhlaq mereka sehingga masyarakat dapat merasakan hasil dari pendidikan dan metode pembelajaran yang diajarkan oleh Pesantren khususnya Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam. (Cahyo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *