Mimbar Jumat Al-Multazam, Hikmah dari Kematian

Mimbar Jumat Al-Multazam, Hikmah dari Kematian

Al-Multazam (25/10) Pelaksanaan Ibadah Shalat Jumat kali ini diisi oleh Ust. Nana Mulyana, S.Ag.,M.Pd., selaku khatib dan Ust. Devi Imron Rosyadi, S.Pd.I., selaku Imam Shalat Jumat.

Dalam khutbahnya setelah menyampaikan wasiat taqwa, khatib menceritakan kisah wafatnya Rosulullah Saw. Sebagaimana kita mengetahui bahwa wafatnya Rosulullah Saw merupakan kejadian yang sangat berat dipikul semua orang bahkan alam semesta sekalipun.

Para sahabat bergoncang dengan kabar wafatnya Rosulullah Saw, misalnya Sayyidina Umar Bin Khattab yang tidak menerima akan kabar tersebut, lalu kemudian diluruskan oleh Sayyidina Abu Bakar As-Shiddiq bahwasanya siapa yang menyembah Nabi Muhammad Saw maka ia telah wafat, namun siapa yang menyembah Allah Swt maka Dia Maha Hidup dan Kekal. Maka seketika itu juga para sahabat tersadar.

Ada beberapa pelajaran dari kisah wafatnya Rosulullah Saw yang disampaikan khatib, salah satunya bahwa Rosulullah Saw adalah makhluk yang paling mulia di sisi Allah Swt, namun beliau tetap wafat sebagai isyarat bahwa kalaulah manusia termulia saja wafat apalagi kita yang hanya manusia biasa.

Dari itulah kita semua belajar untuk menggunakan kesempatan berupa kehidupan ini untuk melakukan kebaikan dan perbaikan, sehingga tatkala Allah cabut nyawa kita dalam keadaan husnul khotimah, aamiin. (YY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *