Literasi Melalui G30 S PKI

Literasi Melalui G30 S PKI

Bukan sebuah hal unik jika kegiatan literasi hanya sekadar membaca tanpa pemahaman. Bukan suatu hal yang berbeda ketika gerakan literasi sekolah dilakukan hanya melalui kegiatan membaca tanpa berani menyampaikan kembali. Bukan gerakan literasi yang menarik, jika hanya membaca tanpa ada produk yang dihasilkan. Maka bukan hal yang yang unik, menarik, dan berbeda jika kegiatan atau gerakan literasi sekolah hanya seputar membaca dan membaca tanpa ada sesuatu yang dihasilkan. Lantas apa maksud dari yang dihasilkan? Yaitu 3 hal yang sudah disebutkan diawal, pemahaman, menyampaikan kembali isi bacaan atau yang dibaca dan tentunya produk sebuah karya hasil membaca.

Sebenarnya tiga hal di atas juga bukan sesuatu yang unik, menarik, dan berbeda karena hampir semua lembaga pendidikan yang menyelenggarakan program literasi pasti melakukan tiga hal tersebut; memahami, menyampaikan kembali, dan menuliskan ulang sebagai bentuk sebuah produk. Melalui kegiatan literasi dan sebagai bentuk pembiasaan serta pengembangan dari gerakan literasi sekolah, maka ada hal unik dan berbeda dari kegiatan literasi pada umumnya bahwa SMAIT Al-Multazam pada Senin, 30 September 2019 bertepatan dengan hari bersejarah G30 S PKI, menyelenggarakan sebuah pertunjukan sebagai bentuk mengenang pahlawan revolusi, 7 jenderal yang dimiliki bangsa Indonesia yang telah meninggal karena kejahatan para PKI. Bukan untuk memperingati hari PKI nya, melainkan lebih mengenang dan tentunya mengingatkan kepada santri akan sejarah G30 S PKI. “Jas Merah”, jangan sekali-kali melupakan sejarah.

Memvisualkan dalam bentuk sebuah pertunjukan, itulah yang kami anggap keunikan dari gerakan literasi sekolah pada umumnya. Dengan penampilan dan pertunjukan oleh santri, rasa bangga dan percaya diri meraka akan tumbuh. Tentunya dengan apresiasi dan pujian terhadap karya yang dihasilkan akan lebih memberikan stimulus berbeda bagi mereka. Literasi melalui G30 S PKI menjadi moment berbeda pada program literasi SMAIT Al-Multazam tahun 2019.

Salam literasi… Mari membaca, menulis, dan berkarya!

30/9/2019 timliterasi

Baca ceramah ini, masyaAllah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *