Lebih dari 1000 orang telah mendaftar di Ponpes Terpadu Al-Multazam, 2 diantaranya adalah dari Jepang

Lebih dari 1000 orang telah mendaftar di Ponpes Terpadu Al-Multazam, 2 diantaranya adalah dari Jepang

Al-Multazam (Ahad, 1 Maret 2020) Ponpes Terpadu Al-Multazam selama 3 bulan telah melakukan penerimaan santri baru tahun ajaran 2020-2021. Sebagaimana disampaikan oleh Ketua Panitia, Ust. Yudi Tahjudin, S.Pd.I. bahwa jumlah pendaftar online mencapai lebih dari 1.100 orang untuk jenjang SMPIT dan SMAIT.

“Dan perlu diketahui untuk penerimaan santri di Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam ini kita sudah mencapai seribu seratus lebih untuk pendaftaran.” Tuturnya

Ust. Yudi Tahjudin, S.Pd.I. – Ketua Panitia PRS 2020-2021

Disamping itu, Ketua yang sekaligus menjabat sebagai Kanit Adminstrasi Yayasan itu juga menjelaskan bahwa kegiatan Tes tidak hanya dilaksananakan di Kampus 1 dan Kampus 2, tetapi juga di Jakarta, Bandung, Bengkulu, Batam, Lampung dan Juga Semarang

“dan Kegiatan tes ini diadakan di beberapa tempat yang pertama Pondok Pesantren Al-Multazam di Maniskidul yaitu Kampus 1 dan yang kedua di Kampus 2 yakni di Linggajati, untuk kampus 1 khusus untuk akhwat baik itu SMP dan SMA. Dan untuk kampus 2 khusus untuk Ikhwan baik itu SMP dan SMA. Dan kita juga membuka wilayah tes diantaranya di Jakarta, Bandung, dan juga di Pulau Jawa di Bengkulu, Batam, Lampung, Medan dan Juga di Semarang kita juga melakukan kegiatan tes masuk Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam.” Tambahnya

Selain itu, Pimpinan Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam, KH. Adin Nurhaedin, Lc., memotivasi bahwa tes hari ini merupakan salah satu bentuk penilaian keseriusan dan bukan akhir dari kehidupan peserta, melainkan hanya sebagai salah satu pintu untuk  Tholabul ‘Ilmi.

KH. Adin Nurhaedin, Lc., – Pimpinan Pondok Pesantren Al-Multazam

“Pagi hari ini adalah agenda tes masuk Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam, pagi hari ini kami akan melihat keseriusan kalian untuk langkah selanjutnya Tholabul ‘Ilmi  disini. Pagi hari ini kalian akan berkutat dengan sejumlah soal yang sudah kami persiapkan untuk kalian. Pagi hari ini bukan penentuan akhir dari hidup kalian sebetutnya bukan, tapi pagi hari ini adalah penentuan calon-calon santriwati untuk Tholabul ‘Ilmi .” Imbuhnya

Kemudian beliau juga memohon maaf dari jumlah pendaftar yang ada, hanya 850 yang akan diterima, karena berkaitan dengan kuota yang terbatas.

“Dari jumlah yang tadi disampaikan oleh Ketua Panitia tentunya kami tidak bisa terima semuanya karena kuota yang terbatas baik di Al-Multazam sini khusus akhwat dan di Al-Multazam 2 untuk ikhwan, kurang lebih sekitar 840 sampai 850.” Jelasnya

Dalam kesempatan pertemuan dengan Wali Calon Santri, KH. Adin juga mengabarkan bahwa ada 2 orang Jepang yang ikut tes di Al-Multazam, hanya saja tesnya Online karena tidak memungkinkan untuk hadir.

Peserta Tes (Paperless dan Paper Test)

“Di tahun ini ada 2 orang Jepang yang ikut tes di Al-Multazam, Ibunya asli WNI, Warga Negara Indonesia dan ayahnya asli orang Jepang. Hanya karena keterbatasan jarak, maka tesnya online.” Tegasnya

Harapan dari kegiatan ini, semoga dengan Tes Ponpes Terpadu Al-Multazam bisa menjaring bakat-bakat yang luar biasa dari anak bangsa dan mendapatkan hasil yang terbaik. (YY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *