Doa dan Perjuangan Buahkan Kejuaraan

Doa dan Perjuangan Buahkan Kejuaraan

Meminjam judul salah satu lagu yang dibawakan dan diciptakan oleh raja dangdut, H. Roma Irama “doa dan perjuangan”, maka itulah gambaran santri SMAIT Al-Multazam dalam mengikuti setiap ajang perlombaan di berbagai bidang. “Berakit-rakit dahulu, berenang ketepian, bersakit sakit dahulu, bersusah susah dahulu, bersenang kemudian. Pahit rasanya empedu, manis rasanya madu, bersakit sakit dahulu, bersusah susah dahulu, lalu kemudian… Berbahagia…”

Melalui berbagai ajang perlombaan akademik dan nonakademik, dari mulai cabang olahraga, seni, hingga olimpiade dan LCT, santri SMAIT Al-Multazam selalu turut
serta berpartisipasi dalam lomba-lomba tersebut. Kikutsertaan mereka dalam setiap ajang perlombaan baik tingkat kabupaten, povinsi, maupun nasional berdasarkan seleksi ketat di sekolah dan kabupaten. Proses seleksi inilah yang membuat mereka harus lebih ekstra dalam belajar, latihan, dan bimbingan kepada guru. Hal ini tentunya tidak terlepas dari kesabaran yang harus mereka miliki saat melalui tahap demi tahap pembelajaran menuju keberhasilan dan kesuksesan.
Tidak ada keberhasilan yang akan dicapai oleh seseorang tanpa sebuah proses di dalamnya. Tidak ada kesuksesan yang dapat diraih tanpa dibarengi doa dan perjuangan. Doa dan perjuangan merupakan sebuah proses yang harus dijalankan oleh seseorang manakala mereka ingin berhasil dan sukses. Tidak hanya melalui doa dan perjuangan saja, tetapi harus pula dibarengi dengan ketekunan, keuletan, dan tentunya kesabaran dalam menjalankan proses tersebut.

baca juga artikel di atas

Adapun lomba-lomba yang diikuti oleh santri SMAIT Al-Multazam diantaranya:

  1. FLS2N kabupaten
  2. Panahan IPB
  3. Nasyid SMA Muhamadiyah 1 Jogjakarta
  4. Biologi UGM
  5. Matematika UNS
  6. LCT Biologi UPI
  7. Kimia
  8. Akuntansi UPI
  9. Astronomi ITB
  10. Keprmukaan kuarcab Kabupaten Kuningan
  11. Olimpiade Matematika UIN Jakarta

Dari beberapa lomba di atas, kejuaraan demi kejuaraan diraih oleh santri Al-Multazam. Walaupun ada beberapa lomba yang belum berhasil membawa piala, tetapi semangat juang mereka untuk mengharumkan SMAIT Al-Multazam tidak pernah padam. Terbukti bahwa mereka terus berkeinginan untuk belajar dan belajar sebagai evaluasi dari kekurangan yang selama ini mereka alami. Semangat terus untuk SMAIT Al-Multazam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *