Divisi Pengembangan Ekonomi gandeng Puskesmas dalam program pemeriksaan kesehatan makanan, minuman di kantin dan Waserda Pondok pesantren terpadu Al Multazam

Al-Multazam(21/02), Yayasan Pendidikan Al-Multazam HK melalui Divisi Pengembangan Ekonomi telah melaksanakan salah satu programnya yang berkaitan dengan unit kantin dilingkungan di Pondok Pesantren Terpadu Al Multazam, diantaranya program pemeriksaan kesehatan makanan, minuman, sekaligus tempat.

Kegiatan ini dilakukan untuk mengontrol jenis makanan, minuman, yang berada di Kantin dan Waserda yang berada di sekitaran Pondok Pesantren Terpadu Al Multazam 1, agar terjamin kualitas makanan dan minuman apakah layak di konsumsi atau tidak, dilihat dari unsur bakteri dan bahan pengawet lainnya.

Dari kantin yang dikunjungi, Tim Puskesmas mengatakan masih terdapat kondisi kantin yang masih menggunakan tempat sampah yang tidak menggunakan tutup, sehingga kebersihan lingkungan kantinnya kurang. Untuk itu, tim memberikan imbauan kepada pengelola kantin agar menjaga kebersihan lingkungan kantin.

Tim Puskesmas  juga memberikan edukasi kepada santri, pengelola kantin, dan juga penjual makanan sekolah. Selain itu, petugas juga memberikan tips memilih makanan dan minuman yang sehat dan layak konsumsi bagi anak-anak, termasuk tanggal kedaluarsa makanan dan minuman kemasan. Termasuk dapur yang ada di Pondok Pesantren Terpadu Al Multazam pun tak luput dari pemeriksaan oleh tim Puskesmas.

“Dalam kegiatan ini kita bekerjasama dengan pihak Puskesmas Kec. Jalaksana yang di mediasi oleh tim kesehatan Pondok Pesantren Terpadu Al Multazam 1,  dan hasil nya kita serahkan ke LABKESDA ( Laboratoriuum Kesehatan Daerah ) Kab. Kuningan, semoga dengan kegiatan ini kualitas kesehTAN makanan dan minuman yang ada di Kantin dan Waserda bisa lebih baik dan terhindar dari bahan pengawet yang membahayakan untuk kesehatan santri, dan pegawai. “Tutur Ust. Endang Prihatna, S.Pd, Selaku Kepala Divisi Pengembangan Ekonomi.  (GR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *