Diduga Korsleting Listrik, 1 Unit Rumah Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, 1 Unit Rumah Terbakar

Al-Multazam (16/10) Sejak bulan Agustus, September dan Oktober UPT Damkar Kuningan bekerja ekstra keras, mereka sering “bertarung” memadamkan api. Dalam dua hari ini saja, sudah dua kasus kebarakan, pertama kasus kebakaran di lokasi Pemakaman Cipicung Kelurahan/Kecamatan Kuningan, yaitu terbakarnya pohon beringin dengan panjang kurang lebih 15 meter dengan diameter kurang lebih 3,5 meter. Penyebabnya seorang warga membakar sampah di dekat pohon, sehingga api merambat membakar pohon karena tiupan angin.

Setelah 6,5 jam atau sekitar jam 23.00 WIB petugas berjuang keras dan Alhamdulillah api bisa dipadamkan, meskipun harus bolak-balik 12 kali. Hal tersebut dikarenakan api berkobar cukup besar di pohon beringin yang besar juga, sehingga dikhawatirkan merembet ke pemukiman warga.

Kasus kedua, terjadi dini hari (16/10/2018), pukul 04.00 WIB, rumah permanen milik Karsan (44) Junaenah (44) dilahap si “Jago Merah”. Rumah dengan ukuran 6×14 meter yang berlokasi di Dusun Ciputat RT 09/02 Desa Cilayung Kecamatan Ciwaru itu terbakar dan warga pun turut membantu memadamkan.

Kronologis kejadian yaitu ketika pemilik rumah mencium bau gosong di arah dapur, setelah dilihat ternyata api sudah melahap atap bagian dapur, sehingga korban langsung berteriak meminta bantuan warga untuk memadamkan api. Pukul 04.30 WIB, Agung (44) tetangga korban melaporkan kejadian tersebut ke Kantor UPT Damkar Satpol PP Kuningan, tak berselang lama, 04.35 WIB 1 randis Damkar dan 4 anggota meluncur ke TKP dan tiba di lokasi pukul 05.00 WIB. Dibantu warga sekitar Alhamdulillah dapat dipadamkan pada pukul 06.30 WIB atau 1 jam 30 menit.

Sementara itu, dugaan sementara penyebab kebaran adalah karena korsleting listrik dengan taksiran kerugian kurang lebih 161 juta rupiah. Hal tersebut dikarenakan “Si Jago Merah” memakan bangunan rumah ukuran 82 meter, barang elektronik seperti PC, printer, Televisi, Parabola, Handphone, kulkas, dan lain-lain. Selain itu, peralatan rumah tangga seperti lemari, kursi, meja, ranjang dan surat-surat berharga seperti ijazah, raport, buku, sertifikat rumah dan lain-lain juga ikut ludes terbakar.

Saat ini, korban membutuhkan bantuan berupa pakaian, makanan, obat-obatan, dan tempat tinggal. Namun korban sekarang tinggal di rumah kerabat.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, korban beserta keluarganya tinggal di rumah kerabatnnya. Saya mengingatkan kepada pihak pemerintahan desa setempat agar menyediakan sarana dan prasarana pencegahan kebakaran. Hal ini mengingat jarak jangkauan antara wilayah Ciwaru dengan kantor Damkar sangat jauh.” Tutur PLT Kepala UPT Damkar Satpol PP Kuningan, MH Khadafi Mufti, S.Pd.,M.Si. (YY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *