Dalam Apel Pembukaan KBM Semester 2, KH. Adin Nurhaedin Ajarkan Akhlak Kepada Para Santrinya

Al-Multazam (7/1) Ponpes Terpadu Al-Multazam telah resmi membuka kegiatan pembelajaran semester genap TP. 2018-2019 ditandai dengan ucapan “Bismillah” oleh Mudirul Ma’had Al-Multazam, KH. Adin Nurhaedin, Lc., yang diikuti semua peserta.

Dalam apel pembukaan ini, Pimpinan Pondok tersebut memotivasi para santrinya untuk terus memperhatikan proses, adab dan akhlak.

Suasana Apel Pembukaan

“Jangan berpikir hidup itu instan, ada diantara teman-teman kalian yang sudah hafal 30 juz, bagaimana perjalanan 30 juz itu, dikala yang lain tidur, mereka bangun muroja’ah, dikala yang lain ngobrol, mereka bercengkrama dengan Al-Qur’an, semuanya dengan proses yang lama.” Tuturnya saat menggambarkan proses

Disamping itu, beliau juga meminta para santrinya untuk memperhatikan adab, seperti adab senyum, adab bersalaman, adab dipanggil, dan lain sebagainya.

KH. Adin Nurhaedin, Lc. tengah mencontohkan Cara menoleh yang salah ketika dipanggil

“Rosulullah itu jika senyum hanya terlihat gigi serinya, tidak terbahak-bahak.” Tambah beliau

Terakhir, beliau memaparkan sebuah hadits Rosulullah Saw yaitu tentang pentingnya menjaga lisan.

“Wahai Mu’adz, Maukah engkau aku jelaskan tentang pokok segala perkara, tiang-tiang, dan puncaknya?” Aku berkata, “Mau, wahai Rasulullâh.” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Pokok segala perkara adalah Islam, tiangnya adalah shalat, dan puncaknya adalah jihad.” Kemudian Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Maukah engkau aku jelaskan mengenai hal yang menjaga itu semua?” Aku menjawab, “Mau, wahai Rasulullâh.” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam memegang lidahnya kemudian bersabda, “Jagalah ini (lidah).” Aku berkata, “Wahai Nabiyullâh, apakah kita akan disiksa karena apa yang kita katakan?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Mudah-mudahan Allah Azza wa Jalla menyayangi ibumu, wahai Mu’adz! bukanlah manusia terjungkir di neraka di atas wajah mereka -atau beliau bersabda: di atas hidung mereka- melainkan dengan sebab lisan mereka.” Jelasnya (YY)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *