Corona tidak membuat Al-Multazam menghentikan pembelajaran

Corona tidak membuat Al-Multazam menghentikan pembelajaran

Al-Multazam (Kamis, 19 Maret 2020) Belajar memang tidak mengenal batas waktu, mulai dari lahir sampai wafat ummat Islam diwajibkan untuk terus belajar, tidak terkecuali ketika ada wabah pun pembelajaran harus tetap dilaksanakan.

Kebijakan Pondok Pesantren sudah tepat, yaitu menyerahkan tanggung jawab penjagaan para santri kepada orang tuanya masing-masing agar ruang lingkup lebih kecil, sehingga lebih memungkinkan untuk lebih optimal dalam penjagaannya.

Oleh karena itu, mudah-mudahan jarak tidak menjadikan sebab terputusnya pembelajaran, khususnya bagi para santri Al-Multazam.

Sebagaimana ungkapan Ust. Muhammad Saefudin di halaman Facebooknya bahwa Virus Corona tidak menghentikan pembelajaran di Al-Multazam, meski tidak bisa bertatap muka secara langsung, pembelajaran bisa dilakukan secara online.

“Virus ini tidak menghentikan pembelajaran di Ponpes kami, hanya saja kami, tdk bisa bertemu muka dengan santri2 sholeh kami. Semangat wahai Mujahid muda !!!.” tulisnya dalam halaman facebook

Disamping itu, upaya pencegahan DBD juga dilakukan dengan fogging di tempat-tempat sekitaran Al-Multazam, sebagaimana telah diunggah oleh Ust. Badrudin, Lc., dalam halaman facebooknya

“Selain Corona yg perlu diantisipasi adalah DBD, poging lalu tawakkal kepada Allah.” Tulisnya (YY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *