Blak-Blakan di Expo 4, Inilah Kunci Sukses Ala dr. Gamal Albinsaid

Blak-Blakan di Expo 4, Inilah Kunci Sukses Ala dr. Gamal Albinsaid

Al-Multazam (8/2) dr. Gamal Albinsaid adalah seorang inovator kesehatan, sekaligus social entrepreneur yang pertama kali mencetuskan Klinik Asuransi Sampah atau Garbage Clinical Insurance bagi masyarakat kurang mampu. Caranya, masyarakat yang mau berobat cukup membawa sampah sebagai pengganti biaya berobat.

Peraih penghargaan HRH The Prince of Wales Young Sustainability Entrepreneur Prize 2014 yang diselenggarai oleh Cambridge University, Inggris, dan Unilever itu memberikan kuliah kepada para santri, mahasiswa, Asatidz-Asatidzah dan masyarakat setempat yang hadir.

Ust. Suwarno, M.Pd. dan dr. Gamal Albinsaid

Awal mula tergerak hatinya melakukan inovasi kesahatan dan peduli terhadap masalah sosial dilatarbelakangi oleh seorang anak pemulung bernama Khaerunnisa yang meninggal karena diare di grobak sampah ayahnya. Khaerunnisa tidak bisa berobat lantaran biaya.

“Ini kisah nyata, bahwa ada seorang anak pemulung yang terkena diare, namanya Khaerunnisa, karena terbentur dengan biaya, akhirnya anak tersebut meninggal di gerobak ayahnya.” Tuturnya

Disamping itu, ada 3 cara beliau menjadi berhasil sebagaimana ditanyakan oleh Ust. Suwarno, M.Pd., selaku moderator. Setidaknya ketiga cara itu merupakan cara yang sangat efektif untuk mencapai kebarhasilan diantaranya : melakukan hal yang kita sukai, melakukan hal yang kita bisa dan melakukan kemanfaatan.

dr. Gamal Albinsaid menjawab pertanyaan audience

“Kalau kita mau menikmati hidup, dengan pencapaian yang optimal dan kita punya ketenangan dan pastikan hidup kita memenuhi tiga hal, pertama hal yang kita sukai, jadi kalau orang-orang bertanya Gamal mau jadi apa? Saya jawab dokter anak karena saya suka sama anak kecil, penting itu, kerja di bidang yang kita sukai temen-temen, habis lulus ada yang kuliah, kerja, dan pastikan kuliah di tempat yang disukai, kerja di tempat yang kita sukai. Kedua passion ya, itu penting sekali, yang kedua berada di bidang yang kita sukai, dan kalau kita gagal apa yang kita lakukan ? coba lagi ya. Gagal lagi? Coba lagi, tapi pada titik tertentu kita harus berhenti dan menyadari bahwa itu bukan keahlian kita. Dan yang ketiga, permasalahan meaning atau makna, karena makna itu penting, buat apa dipuja-puja oleh orang tapi di akhirat digerus Allah Swt. Berapa banyak orang yang melakukan sesuatu tetapi disesali oleh penghuni kubur. “ Jelasnya

H. Didik Wirato, SP.,M.Pd., menyerahkan Cinderamata kepada dr. Gamal Albinsaid

Sosok dokter muda yang namanya melambung tinggi karena terpilih menjadi juru bicara salah satu Capres Cawapres memang tidak bisa dilepaskan dari sosoknya yang inspiratif, memiliki daya inovasi tinggi, memiliki sifat peduli yang tinggi, dan diakui Internasional. Diantaranya mendapatkan Gelar Kehormatan Kerajaan Inggris, 50 inovator sosial paling berpengaruh dunia, dan pembicara 15 negara-4 benua, penulis buku Muda Mendunia, pencetus Homedika.com, IndonesiaMedika.com, SiapaPeduli.com, dan masih banyak lagi. (YY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *