Awali Proyek Pembangunan Instalasi Pengelolaan Air Limbah, YPI Al-Multazam Husnul Khotimah Sampaikan Visi Eco Green

Al-Multazam(21 Juli 2019) Dalam penyelenggaraan proses pendidikan di Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam, dengan jumlah civitas akademika sekitar 3000 orang, Yayasan Pendidikan Islam Al-Multazam Husnul Khotimah berupaya untuk memberikan pelayan terbaik.

Sarana dan prasarana pendukung kegiatan tidak hanya berupa fasilitas pendidikan, namun juga fasilitas pendukung berupa asrama santri, dapur umum dan lain-lain. Fasilitas pendukung ini selain menyediakan apa yang menjadi kebutuhan primer berupa makanan, ketersediaan air bersih untuk kebutuhan MCK, tentu juga menghasilkan limbah sisa yang harus dikelola dengan baik dan benar.

YPI Al-Multazam Husnul Khotimah secara khusus bekerja sama dan mendapatkan bantuan serta dukungan dari Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan Kab. Kuningan untuk menyediakan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).

 

Pembangunan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) di lingkungan Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam 1, Maniskidul ini bertujuan untuk mengelola air limbah dari asrama santri ikhwan dan SDIT Al-Multazam. Pembangunan IPAL ini merupakan IPAL tambahan dikarenakan IPAL yang telah ada tidak dapat menampung dan mengelola air limbah secara keseluruhan.

Selain itu, pembangunan IPAL ini juga bertujuan agar ketersediaan air bersih di lingkungan sekitar Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam tidak tercemar dan air limbah setelah diproses dan dikelola dapat dimanfaatkan.

“Pembangunan IPAL ini sangat penting bagi lembaga karena kebutuhan air bersih Kita beririsan dengan kebutuhan air bersih masyarakat, sehingga lembaga punya tanggung jawab dan andil dalam ketersediaan air bersih di wilayah sekitar lembaga ini” ungkap Ketua YPI Al-Multazam Husnul Khotimah, H.Uud Pandu Suandhana, S.Si

Menuju Lembaga Eco Green

Ketua YPI Al-Multazam Husnul Khotimah menambahkan, bahwa pembangunan IPAL ini agar menjadi kesadaran bersama terkait kebersihan sehingga proyeksi kedepan YPI Al-Multazam dapat menjadi lembaga “eco green” yang saat ini mulai dirintis melalui kegiatan adiwiyata dan ini hal sejalan dengan program Pemerintah yang menargetkan Kab. Kuningan sebagai wilayah atau Kabupaten Konservasi Alam.

Proses pembangunan IPAL diawali dengan do’a bersama dan secara simbolis ditandai dengan penyerahan Nasi tumpeng yang diserahkan oleh perwakilan dari Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan Kab. Kuningan kepada Ketua YPI Al-Multazam Husnul Khotimah. Pembangunan IPAL ini ditargetkan akan selesai kurang lebih 3 bulan, sehingga pemanfaatan pembagunan IPAL dapat dimaksimalkan mengingat musim kemarau yang sedang terjadi di wilayah Indonesia.

Disela-sela ramah tamah dengan perwakilan Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan Kab. Kuningan, Ketua YPI Al-Multazam Husnul Khotimah juga mengungkapkan bahwa dalam waktu yang dekat akan membangun Ground Tank air wudhu sehingga air sisa berwudhu dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan menyiram tanaman dan kebutuhan kebersihan lingkungan. (CRAP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *