Al-Fath tampil Memukau Membacakan Surat Ali-‘Imron 133-140

Al-Fath tampil Memukau Membacakan Surat Ali-‘Imron 133-140

Al-Multazam (1/2) Dalam pembukaan Musabaqoh Hifdzil Qur’an STQ/STIQ Al-Multazam yang ke IX kemarin (31/1/2019) seorang mahasiswa STIQ Al-Multazam, Al-Fath Arrifa’I membacakan Surat Ali-‘Imron 133-140.

Dalam tilawahnya, Al-Fath dinilai berhasil membacakan surat tersebut dengan cukup baik dan membuka audience terkesima mendengarkannya.

Surat yang dibacakan adalah surat Ali-‘Imron ayat 133-140 dimana ayat tersebut memerintahkan kita untuk bersegera untuk mendapatkan ampunan Allah Swt. Berikut terjemahan lengkapnya

Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal. Sesungguhnya telah berlalu sebelum kamu sunnah-sunnah Allah; Karena itu berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul). (Al Qur’an) ini adalah penerangan bagi seluruh manusia, dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman. Jika kamu (pada perang Uhud) mendapat luka, maka sesungguhnya kaum (kafir) itupun (pada perang Badar) mendapat luka yang serupa. Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu Kami pergilirkan diantara manusia (agar mereka mendapat pelajaran); dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) supaya sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada’231. Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim. (QS. Ali-‘Imron : 133-140)(YY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *