Inilah Poin-Poin dalam Pembinaan Yatim YPAYDK

Inilah Poin-Poin dalam Pembinaan Yatim YPAYDK

Al-Multazam (16/2) Yayasan Peduli Anak Yatim dan Dhuafa Kuningan yang didirikan oleh KH. Sahal Suhana, SH (Alm), Alhamdulillah kini semakin besar dan lebih baik lagi dari tahun ke tahunnya. Tercatat ada 13 Yatim yang disekolahkan di SMAIT Al-Multazam, 2 Yatim di SMPIT Al-Multazam, 22 Yatim di Pontren Husnul Khotimah, 8 Yatim tengah pembinaan Al-Al-Qur’an dan 6 lagi tengah menempuh kuliah perguruan tinggi.

Ada beberapa hal yang menjadi catatan dalam pembinaan yang diisi oleh KH. Adin Nurhaedin, Lc., Kepala Departemen Humas, Kadiv HUDA HK, dan Kabag, yaitu pergantian nama Yayasan, semula YPAYK atau Yayasan Peduli Anak Yatim Kuningan menjadi YPAYDK yaitu Yayasan Peduli Anak Yatim dan Dhuafa Kuningan.

KH. Adin Nurhaedin, Lc., memberikan arahan

Untuk mempermudah Komunikasi pembinaan antara Pontren Husnul Khotimah dan Ponpes Terpadu Al-Multazam, maka diamanahkan kepada Departemen Humas untuk Al-Multazam dan Divisi Humas dan Dakwah untuk Husnul Khotimah.

Ust. Juheni, S.Ag.,M.Pd. Kepala Departemen Humas Ponpes Terpadu Al-Multazam

Segala bentuk adminitrasi untuk segera dilengkapi seperti Fotocopy Raport, jumlah hafalan dan lain sebagainya.

Selain poin di atas, berikut hal-hal yang harus diperhatikan oleh santri YPAYDK yaitu:

  1. Untuk perkuliahan disesuaikan dengan kebutuhan Yayasan
  2. Bagi yang belum hafal Al-Qur’an, wajib mengikuti program pembinaan Al-Qur’an 30 juz
  3. Jika pilihan kuliahnya ke STIQ Al-Multazam atau STIS HK maka boleh langsung kuliah
  4. Kuota santri yang dibina oleh Pontren Husnul Khotimah sebanyak 10 orang dan 5 orang oleh Ponpes Terpadu Al-Multazam
  5. Santri YPAYDK harus lebih semangat karena semua sarana dan fasilitas belajar sudah diberikan

Harapannya, semoga anak-anak yang saat ini masih belajar, ke depan merekalah yang akan membangun YPAYDK lebih besar lagi dan lebih maslahat lagi, aamiin. (YY)

Foto : MediaHK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *